Keduanya, selama ini memang biasa mengaku-ngaku sebagai perwira polisi. Hingga polisi lalu lintas yang biasa beroperasi di jalan raya di Garut, selama 8 bulan banyak yang tertipu. Hingga kemudian keduanya ditangkap.
"Keduanya memang satu rumah sehingga kami cukup mudah menangkap kedua tersangka ", ungkap Kasar Reskrim Polres Garut, AKP Oon Suhendar Rabu (4/3/2009) kepada wartawan di Markas Polres Garut, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena curiga akhirnya kami menemui tersangka Asep yang sedang besamaan dengan tersangka Agus, kemudian kami tanyakan kartu keanggotaan Kepolisian dan ternyata mereka tidak bisa memperlihatkan", jelas Oon
Setelah kedua tersagka diamankan, barulah muncul pengakuan sejumlah anggota polisi lalu lintas, mereka tertipu karena penampilan kedua tersangka.
"Jelas saja tersangka sering menolong warga yang terkena tilang di jalan dan membereskan warga yang berurusan dengan kepolisian," tambah Oon.
Salah seorang anggota lantas Polres Garut yang identitasnya minta dirahasiakan mengaku selama 8 bulan ini dirinya sudah dikibuli oleh kedua tersangka.
"Kalo kerugian materi sih enggak, cuma selama 8 bulan ini, saya tertipu setiap bertemu dengan kedua orang polisi gadungan itu, saya selalu menghormat " ujarnya gemas. (ndr/gah)











































