Dalam kolom komentar di harian Straits Times, Rabu (4/3/2009), Edwin Lesmana yang mengaku teman dekat David, menyebutkan bahwa Dekan Mahasiswa NTU Lok Tat Seng mengumpulkan semua mahasiswa Indonesia di International Student Center pada malam setelah insiden Senin, 2 Maret lalu.
Dekan tersebut mengatakan, ada saksi di lokasi kejadian yang melihat tubuh David tergeletak di tanah, tewas. Dekan tersebut tidak mengatakan bahwa saksi mata itu melihat David melompat dari balkon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga cuma menyebutkan 'Profesor diyakini ditikam'. Polisi tidak mengatakan 'profesor ditikam'. Edwin pun mempertanyakan dari mana asumsi ini berasal?
Dalam tulisannya, Edwin juga membantah beberapa asumsi seputar pemberitaan mengenai David.
1. David menikam profesor.
Bagaimana Anda tahu? Lokasi kejahatan merupakan ruangan tertutup, hanya David dan profesor itu di dalamnya. Tak seorang pun melihat apa yang terjadi. Saksi mata hanya melihat David lari keluar ruangan itu.
2. David melakukan bunuh diri.
Bagaimana orang yang bunuh diri menjatuhkan dirinya ke atap kaca dan bukannya langsung ke tanah.
3. David mengiris pergelangan tangannya.
Saya tidak tahu dari mana asalnya berita ini.
(ita/iy)











































