"Menjadi pelajaran terakhir untuk kita. Di satu sisi sebagai orang tua saya menangis, saya sedih. Di sisi lain ada yang lebih penting yaitu tegaknya aturan," ujar Sunaryo.
Hal tersebut disampaikan Sunaryo saat memberikan briefing khusus kepada seluruh jajaran internal Ditjen Hubla Dephub terkait dengan penangkapan Darmawati, di Kantor Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/3/2009). Briefing ini berlangsung terbuka. Darmawati ditangkap KPK bersama dengan anggota Komisi V DPR Abdul Hadi Djamal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya gagasan untuk mengumpulkan semua jajaran karena korupsi tidak mungkin dilakukan individu," imbuhnya.
Ditangkapnya Darmawati ini, lanjut Sunaryo bukan hanya kesalahan pribadi Darmayanti semata. Namun atasannya juga harus menanggungnya. "Dalam diri atasan melekat tanggung jawab terhadap anak buahnya. Kita lihat Darmayanti sebagai Kepala TU, butuh perizinan untuk keluar jika butuh bertemu dengan orang lain," sambungnya.
Oleh karena itu, Sunaryo pun berjanji akan memberikan sanksi administrasi kepada atasan Darmayanti. "Jangan pikir pemimpinnya tidak kena. Hukum administrasi akan saya kenakan," ancam Sunaryo. (anw/iy)











































