Dengan kedalam mencapai 2 meter dan luas 70x70cm, lubang itu mengancam keselamatan pengendara karena posisinya tepat di bahu jalan.
"Kalau lengah, ada yang kejeblos. Sudah banyak yang jadi korban," kata Maududi (45),Β satpam kantor yang berada tepat di dekat lubang tersebut, Rabu (4/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada 2 minggu belum ditutup lagi," ujar Maududi.
Sejumlah pengendara yang melintas berharap petugas dapat menutup lubang maut tersebut. Bukan berupa beton melainkan besi yang bisa menjadi lubang air.
"Dalam sekali kalau terperosok. Cuma kalau diganti, pakai besi atau beton yang ada lubang airnya biar nggak banjir," pinta Sarwono (21), salah satu pengendara motor.
(Ari/nrl)











































