Hal itu disampaikan Presiden Nanyang Technological University (NTU) Su Guaning usai mengunjungi Profesor Chan di RS Universitas Nasional.
"Profesor Chan mengatakan kepada saya bahwa waktu itu dia sedang membelakangi David dan mereka berdua sedang melihat komputer dan mendiskusikan proyek akhir tahun David ketika tiba-tiba dia merasakan sakit di punggung," ujar Hu menirukan Profesor Chan seperti dikutip The Electric New Paper, Rabu (4/3/2009).
Profesor Chan sama sekali tidak menduga David akan senekat itu. Dia tidak menemukan tanda-tanda stres sedikit pun dalam diri David. Namun tampaknya penusukan itu telah direncakan oleh David mengingat dia sengaja membawa pisau ke ruangan Profesor Chan.
Setelah David menusuk, Profesor Chan pun bereaksi. Dia berupaya merebut pisau dari tangan David dan berhasil. Setelah itu dia lari keluar dari ruangan, sementara David lari ke arah yang berlawanan.
Beberapa dosen segera mendatangi Profesor Chan yang berlumuran darah. Sedangkan David lantas menuju Techno Plaza, tempat dia menerjunkan diri hingga tewas.
(sho/nrl)











































