Laptop Mahal Buat Jaksa Diduga Kental Aroma Korupsi

Laptop Mahal Buat Jaksa Diduga Kental Aroma Korupsi

- detikNews
Selasa, 03 Mar 2009 13:26 WIB
Laptop Mahal Buat Jaksa Diduga Kental Aroma Korupsi
Jakarta - Aroma dugaan korupsi berembus dalam pengadaan laptop di Kejaksaan Agung (Kejagung). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta sigap mengusut proyek pengadaan laptop Rp 20,365 juta per unit. Jangan menunggu adanya laporan.

"Korupsi bukan delik aduan, jadi ada atau tidak adanya aduan, KPK bisa tangani kasus ini," kata anggota badan pekerja Indonesian Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (3/3/2009).

Diketahui 450 unit laptop telah diberikan kepada para jaksa baru lulusan tahun 2008. Laptop seharga Rp 20,3 juta tersebut diaggarkan dalam alokasi anggaran APBN tahun 2008 dengan total jumlah Rp 10,125 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan spesifikasi yang disusun oleh panitia antara lain, bahwa panitia lelang telah menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 20,365 juta per unit. Berdasarkan spesifikasi yang di susun, principal Dell menyatakan surat penawaran merk Dell Latitude tipe D630c dengan harga US$ 20,010 belum termasuk PPN 10% pada 3 Juli 2008.

Pengadaan laptop berdasarkan lelang tersebut dimenangkan oleh PT Universal sistem dengan penawaran Rp 9.332.034.000. Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp  792.966.000 masih belum jelas.

"Sulit berharap Kejagung bisa tangani kasus ini karena konflik kepentingan dan khawatir hanya selesai di tingkat pengawasan. Ini juga tantangan apa Antasari (Ketua KPK), mau mengusut korupsi di lembaga lamanya," jelas Emerson. (ndr/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini