"Mereka prihatin atas peristiwa ini. Di kalangan mahasiswa Indonesia, semua melihat almarhum anak yang baik dan rajin, ini memang disesalkan bisa terjadi. Apalagi almarhum pernah berprestasi," kata Pejabat Protokol Konselor KBRI Singapura Achmad Djatmiko saat dihubungi melalui sambungan telepon internasional, Selasa (3/3/2009).
Selama ini Singapura memang menjadi salah satu tujuan favorit untuk pendidikan. Djatmiko pun tidak pernah melihat ada suatu kendala, terkait dengan pendidikan yang ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































