"Diduga ini miskomunikasi, karena isu bahwa beasiswa dihentikan. Ini sangat disayangkan, sangat disayangkan," kata Pejabat Protokol Konselor KBRI Singapura Djatmiko saat dihubungi melalui sambungan telepon internasional, Senin (2/3/2009).
Peristiwa ini, di lingkungan kampus Nanyang University menurut pihak kampus merupakan peristiwa pertama yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, penusukan yang dilakukan pun ditengarai salah orang, karena yang menghentikan beasiswa bukan profesor yang dia tikam.
"Dosen-dosen tidak mengerti kenapa ini terjadi, cuma memang ada pendapat sebetulnya dia salah orang. Kalau profesor ini tidak ada masalah, dia bukan penentu kebijakan dan bukan yang mengeluarkan keputusan penghentian beasiswa. Ya kata staf-staf di sini sepertinya salah orang," urai Djatmiko.
Memang tahun ini adalah tahun terakhir beasiswa, dan David seperti orang bingung. "Padahal semuanya, bila beasiswa dihentikan bisa sambil kerja, tidak ada masalah. Ya diduga ini miskomunikasi," tutup Djatmiko. (ndr/rdf)











































