Ratusan Vila Liar di Puncak Segera Dibongkar

Ratusan Vila Liar di Puncak Segera Dibongkar

- detikNews
Senin, 02 Mar 2009 16:19 WIB
Ratusan Vila Liar di Puncak Segera Dibongkar
Bogor - Ratusan vila liar di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, diduga menjadi penyebab banjir di kawasan Jakarta. Pemerintah akan menertibkan vila yang ada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung tersebut.

"Banyak villa yang melanggar aturan di kawasan hutan lindung itu," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar di kawasan Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat, Senin (2/3/2009).

Dikatakan dia, ada 5.000 vila yang bermunculan di kawasan Puncak hingga tahun 2008. Sekitar 250 vila, kata Rachmat,
berada di sepanjang aliran sungai Ciliwung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus dibongkar karena akan mengutangi daerah tutupan lahan di sana," ujarnya.

Sebagai langkah awal, Rachmat bersama Menteri Pertanian Anton Priantono, Menteri Kehutanan MS Kaban, dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan insepeksi mendadak di kawasan tersebut.

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf dan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturrachman juga turut serta. Mereka disambut ratusan warga Desa Tugu Utara, Cisarua, Bogor.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, pemulihan kawasan sepanjang DAS Ciliwung sangat penting, terutama bagi departemennya.

"Kalau kawasan ini tidak diperbaiki maka banjir tidak terhindarkan. Kalau banjir, efeknya akan berakibat pada jalanan dan infrastuktur. Makanya, saya sangat menyambut baik pertemuan ini," beber dia.

Menurut Djoko, sedikitnya ada peningkatan yang signifikan dalam penggunaan lahan di kawasan hulu ini. Ada 35.750 hektar lahan yang digunakan oleh masyarakat sejak tahun 2000 hingga 2008. "68 Persennya digunakan untuk pemukiman," ujar Djoko. (mad/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads