John Solecki diancam akan dibunuh penculiknya jika pemerintah Pakistan tidak membebaskan lebih dari 1.100 tahanan sesuai permintaan kelompok Baluchistan Liberation United Front (BLUF).
Solecki diculik di Kota Quetta pada 2 Februari lalu ketika sedang dalam perjalanan untuk bekerja. Sopirnya tewas ditembak dalam insiden penculikan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tenggat waktu final kami," demikian pernyataan BLUF dalam surat yang dikirimkan ke kantor berita lokal, Online dan dilansir kantor berita AFP, Senin (2/3/2009).
"Kami akan membunuh Solecki setelah tenggat waktu berakhir dan institusi-institusi pemerintah akan bertanggung jawab," demikian statemen BLUF.
Dalam suratnya, BLUF menyertakan nama-nama 1.109 orang yang hilang, yang semuanya berasal dari etnis Baluchs. Menurut BLUF mereka semua berada dalam tahanan pemerintah.
Sebelumnya BLUF juga telah menetapkan tenggat waktu untuk membunuh Solecki. Namun kemudian deadline tersebut diperpanjang. (ita/iy)











































