"Polisi di provinsi Diyala menahan 11 orang anggota Negara Islam Irak (begitu Alqaeda menamai dirinya), termasuk di antaranya Ali Mahmud Mohammed. Dia adalah menteri perminyakan dalam organisasi itu, "kata Menteri Dalam Negeri Irak sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu (1/3/2009).
Menteri tersebut tidak mengatakan kapan persisnya kesebelas orang itu ditahan. Hanya saja mereka ditangkap di utara Baqua, ibu kota Diyala dan satu dari wilayah di Irak yang tidak stabil.
Mohammed sebelumnya diduga terlibat dalam pembajakan kapal tanker yang membawa minyak mentah dan Gasolin. Nahkoda kapal itu diculik. Pada 21 Februari kemarin, menteri irigasi dan menteri keuangan Alqaeda juga ditangkap. (irw/irw)











































