JK menyempatkan berkunjung ke RS ini sebelum menghadiri Rapat Akbar Golkar Sulsel yang berlangsung di Hotel Clarion, Makassar. Di area RS ini, JK hanya melakukan kunjungan singkat.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rahmat Latif, dalam sambutannya, pembangunan RS tipe C ini menempati lahan seluas 5 hektar di bekas gedung Sekolah Luar Biasa yang sudah tidak aktif sejak tahun 1998. Pembangunan menelan biaya lebih dari Rp 27 miliar untuk tahap pertama dari APBN dan APBD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, JK menilai program peningkatan kesehatan dan pendidikan rakyat adalah kewajiban bagi pemerintahnya. Pelayanan kesehatan, lanjut JK, pada dasarnya harus menciptakan lingkungan yang baik. "Rumah sakit ini boleh kelas 3, yang penting bersih. Kalau banyak orangnya akan kelihatan jelek," tutur JK.
JK juga sempat berseloroh menagih Wagub Sulsel dan Walikota Makassar, Herry Iskandar, untuk serius mendukung pembangunan RS Sayang Rakyat. "Sebelum Desember sudah harus jadi, sebagai pejabat negara atau swasta saya akan tagih," pungkas JK.
(mna/asy)










































