"Kami masih menyelidiki apakah di 2 rumah ini juga ditimbun bayi-bayi hasil aborsi," kata Kapolsek Johor Baru Kompol Theresia Mastai di TKP, Jl Percetakan Negara II, Johor Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2009).
2 Rumah yang diamankan polisi kini telah digembok oleh polisi namun belum diberi tanda garis kuning. Kondisi rumah pada lantai 1 terlihat seperti perkantoran karena seluruh ruangannya beretalase kaca. Namun di lantai 2, rumah tersebut tampak untuk pemukiman. Rumah bercat biru tersebut kini tampak lengang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, suasana di Jl Percaetakan II sangat ramai. Puluhan anak-anak dan ibu tampak berdesak-desakan melihat rumah parktek tersebut.
Warga yang tinggal di dekat rumah Atun mengaku aktivitas aborsi bukan sesuatu yang baru. Warga tahu namun tidak berani melapor.
"Sudah lama. Kayak nggak tahu Jakarta saja. Kayak gini lumrah lah," ujar seorang pria yang tidak mau disebutkan namanya ini.
(nik/anw)











































