"Intinya jumlah kementrian terlalu banyak dan membuang uang negara. Kecenderungannya hanya untuk bagi-bagi kekuasaan," kata pengamat politik Syamsudin Haris saat berbincang melalui telepon, Sabtu (28/2/2009).
Pembubaran kementerian pemberdayaan perempuan dinilai karena memiliki kinerja yang tidak bagus. Sedang menurut Syamsudin, jumlah kementrian di negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Eropa saja hanya 20-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan dia yakin bila diaudit sungguh-sungguh jumlah departemen dan kementrian yang dibutuhkan tidak jauh dari angka 20-an.
"Apalagi sekarang sudah zaman otonomi daerah, sebagian kewenangan pemerintahan sudah dipindah ke daerah," ujarnya. (ndr/)











































