"Selain itu malam kebudayaan Indonesia itu juga untuk mempromosikan Indonesia, serta meningkatkan persahabatan antara warga Ceko dan Indonesia," ujar Jana, seperti dituturkan kepada detikcom hari ini, Jumat (27/2/2009).
Jana, alumnus program beasiswa Darmasiswa dari pemerintah Indonesia untuk belajar tari dan musik gamelan di Bali, berkolaborasi dengan KBRI Praha menggelar acara ini di PM Club, Praha, tadi malam (26/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deretan tari itu antara lain Tari Merak, Tari Gabor, Bajidor Kahot dan Tari Margapati. Dimainkan oleh gadis-gadis Ceko dan Indonesia seperti Kristin Arifin, Radka Micunkova, Bara Vaclavikova, Annisa Salim Said, Sara Adnan, Mahasti Tasmuri, Anicka Langerova, Maruska Janikova dan Jana Trantinova dan para penari dari Yayasan Kintari.
Untuk Tari Barongsai secara khusus ditampilkan oleh Prague Dragon Club, yang tak pernah absen mengikuti lomba perahu naga di Tanjung Pinang, Indonesia.
Sementara para model Ceko memeragakan baju-baju tradisional dan accessories khas Indonesia dalam Fashion Show yang elegan, diseling dengan alunan gendhing Jawa yang mistis oleh Kelompok Gamelan binaan KBRI Praha.
Koordinator Fungsi Pensosbud Azis Nurwahyudi mewakili Dubes Salim Said dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil amal pada acara ini oleh Yayasan Kintari akan dipergunakan untuk merenovasi sebuah Sekolah Dasar di Ngolang Lombok yang sekarang kondisinya sudah rusak parah.
Yayasan Kintari pimpinan Jana Vozabova secara gradual menggalang dana amal untuk anak-anak di Lombok. Gadis lajang bermata biru ini saat mengikuti program beasiswa Darmasiswa langsung jatuh cinta pada Pulau Lombok nan cantik, namun sekaligus trenyuh dengan kesejahteraan anak-anak di sana. (es/es)










































