Jakarta - Penemuan barang bukti berupa janin dan tulang belulang bayi, membuat Atun depresi. Perempuan pemilik klinik aborsi Johar Baru itu pun diamankan ke Mapolsek Johar Baru tempat penahanannya selama ini.
Barangkali karena guncangan psikologis yang dialami, Atun tidak sampai tidak sanggup berdiri dari duduknya. Kapolsek Johar Baru Kompol Theresia Mastail sampai harus menggendongnya menuju mobil polisi.
Namun demikian Atun masih dalam kondisi sadar dan sempat menutupi kepalanya dengan kain putih guna menghindari sorotan kamera wartawan. Dari balik kain itu terdengar suara isak tangisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si Atun depresi. Biasa itu permainan watak, saya tidak percaya. Tapi ya... kita biarkan saja dulu biar dia tenang," ujar Theresia sambil kembali masuk ke dalam klinik yang beralamat di Jl Percetakan Negara Blok A No 20, Jakarta, Jumat (27/2/2009).
(lh/ndr)