"Ini membuat hati umat Buddha Indonesia terasa terhujam," gugat Ketua Umum PP Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia Eko Nugroho dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (27/2/2009).
Meskipun Buddha-Bar merupakan bagian dari jaringan internasional yang telah lama berdiri, namun tidak urung keberadaanya di Jakarta membuat kepedihan hati umat Buddha. Sebab nama Buddha yang sangat diagungkan ituย disematkan sebagai nama tempat hiburan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umat Buddha juga sudah melayangkan surat protes ke sejumlah instansi dan lembaga terkait. Yaitu Menteri Agama Maftuh Basyuni, Menteri Pariwisata Jero Wacik, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
"Dan juga kepada pemilik franchise Buddha-Bar di Indonesia yakni Renny Sutiyoso dan Puan Maharani serta Iyan Farid, tapi belum ada respons positif dari mereka," jelas Eko. (ndr/lh)











































