6 Orang dari tim forensik RS Sukanto Mabes Polri tiba di Klinik Abdullah, Jalan Percetakan Negara Blok A nomor B20, Jakarta Pusat, Jumat (27/6/2008) pukul 15.55 WIB.
Tersangka pelaku aborsi, Atun, yang mengenakan batik warna coklat ikut serta. Atun terus menutupi wajahnya dengan kain warna putih.
Polsek Johar Baru pun telah menyiapkan 3 orang penggali. "Tadi disuruh Pak Polisi untuk menggali. Katanya, disuruh gali 3 tempat di dalam rumah. Tetapi, kami baru tahu 1 tempat yaitu septic tank," kata Dede (20).
Seratusan orang berkerumun di depan klinik, tempat janin-janin diduga diaborsi. Warga penasaran ingin melihat proses rekonstruksi dan penggalian. (aan/nrl)











































