Korban Tewas Tertabrak KA di Cibitung Hartati dan Dua Balitanya

Korban Tewas Tertabrak KA di Cibitung Hartati dan Dua Balitanya

- detikNews
Jumat, 27 Feb 2009 12:08 WIB
Korban Tewas Tertabrak KA di Cibitung Hartati dan Dua Balitanya
Bekasi - Identitas ketiga korban tewas akibat tertabrak KA di perlintasan tak resmi di Jl Bosi, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap. Ketiga korban adalah Hartati (31) dan dua balitanya Zulma Syazwina (3), Ramdhani Jafar Fathurahman (5 bulan).

Kepastian mengenai identitas ketiga korban kecelakaan tersebut diperoleh setelah kerabat Hartati mendatangi RSUD Kabupaten Bekasi, tempat ketiga jenazah disimpan.

"Mereka mengenali ketiga korban sebagai Hartati dan kedua anaknya," kata Triono, penjaga instalasi kamar jenazah RSUD Kabupaten Bekasi, Jl Teuku Umar, Jumat (27/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Triono mengatakan, menurut cerita keluarganya, Hartati sebenarnya tinggal bersama suaminya, Daryanto, di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya, RT 6 RW 9, Desa Sindang Mulya Cibarusah, Bekasi. Namun sudah seminggu ini Hartati main ke rumah kerabatnya di Wanasari, Cibitung.

Kerabat Hartati di Cibitung merasa resah saat ibu muda dan dua anaknya itu tidak pulang hingga malam hari. Terlebih tak lama kemudian mereka mendengar ada 3 orang tewas tertabrak KA.

"Kerabatnya kemudian mengecek ke sini (RSUD) dan ternyata benar korban itu Hartati. Mereka kemudian memberitahu suaminya di Cibarusah," tutur Triono.

Jenazah Hartati dan kedua anaknya telah dibawa suami untuk dimakamkan di Purworejo Jawa Tengah. Jenazah ketiga korban diangkut dengan ambulans perusahaan tempat Daryanto bekerja sebagai satpam.

"Waktu mengambil jenazah istri dan kedua anaknya, Daryanto terlihat tabah. Rombongan mereka berangkat sekitar pukul 11.00 WIB tadi," ungkap Triono.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan dan 2 balita tewas tertabrak KA Kertajaya saat menyeberangi rel di perlintasan tak resmi di Jl Bosi, Wanasari, Cibitung, Kamis (26/2/2009) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketiganya tewas dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. Polisi sempat kesulitan mengenali korban karena tak ada selembarpun kartu identitas.

(djo/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads