Pembicaraan jarak jauh itu dipimpin oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI Muhammad Nuh dan Pengasuh PP Al-Qodiri KH Ahmad Muzakky Syah.
SBY di Istana Negara bersama dengan enam menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) yakni Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal, Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan M Nuh mengatakan bahwa video conference merupakan salah satu cara mengenalkan pondok pesantren dengan teknologi. "Dan agar Presiden bisa menyapa langsung rakyatnya," kata Nuh.
Dalam pidatonya, Presiden SBY mengucapkan terimakasih kepada bangsa dan rakyat Indonesia atas pencapaian pemerintahan selama ini. "Saya berpesan, sebentar lagi Pemilu, gunakan hak pilih para jamaah. Ikut menjaga Pemilu agar berjalan dengan damai dan adil. Pilih pemimpin yang bisa dipercaya," ujar SBY.
SBY juga meminta rakyat memberikan dukungan kepadanya untuk terus bekerja agar ke depan rakyat Indonesia makin sejahtera dan negara Indonesia damai.
"Percayalah ke depan negara ini makin damai, aman, adil dan sejahtera," tegas SBY.
(nwk/nwk)











































