Diduga Stres, Konsultan Pajak Bunuh Diri

Diduga Stres, Konsultan Pajak Bunuh Diri

- detikNews
Kamis, 26 Feb 2009 21:20 WIB
Jakarta - Entah apa yang ada di pikiran Andri (35). Pria yang berprofesi sebagai konsultan pajak ini nekat bunuh diri. Diduga dia stres.

Andri ditemukan di rumahnya di Jl Tanjung Duren Utara, Gang Salak II No 15 B, pukul 17.30 WIB, Kamis (26/2/2009). Andri tewas dengan luka bacok di kepala dan lehernya.

"Dugaan sementara ada kemungkinan bunuh diri karena dia stres. Sebagai konsultan pajak, dia mengurus pajak kliennya, yang mungkin ada yang tidak beres sehingga harus ganti rugi," ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Joni Iskandar, saat dihubungi detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Joni, mulanya Andri menganiaya sang istri, Luciana (30) namun sang istri berhasil kabur dan lari ke rumah ketua RT. Kemudian para tetangga pun mendatangi rumah Andri.

"Saat ditemukan, korban ditemukan tewas dengan bacokan di leher dan kepala serta luka bakar," terang Joni.

Joni menambahkan saat terjadi peristiwa tersebut sang istri juga sempat mengalami luka-luka. Pihak polisi akhirnya membawa istri ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Saat ini istrinya ada di RSCM, belum bisa dimintai keterangan karena masih syok," tambah Joni.

Polisi melihat kematian Andri akibat bunuh diri, karena ada tanda-tanda upaya dia telah melakukan pembakaran diri. Selain itu juga tidak ada barang yang hilang.

"Nggak ada barang yang hilang, rumah tidak berantakan rapih semua," tandas Joni. (ddt/ndr)


Berita Terkait