"Ada juga yang diamankan, 2 pasien, 1 calo pencari pasien," kata Kapolsek Johar Baru Kompol Theresia Mastail di kantornya, Kamis (26/2/2009).
Theresia mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, klinik yang beralamat di Jalan Percetakan Negara II Blok B 20 Johar Baru, Jakarta Pusat itu telah beroperasi 10 tahun. "Jaringannya sangat rapi," katanya.
Polisi menduga, janin-janin yang diaborsi tidak dikubur layak. Janin-janin itu diduga hanya dibakar bersama sampah-sampah.
"Sepertinya (janinnya) dirahasiakan di tempat sampah dan dibakar. Tempat sampah itu ditutupi batu bata dan balok-balok," kata Theresia.
Penggerebekan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat melalui pesan pendek (SMS). "Tadi kita gerebek pukul 07.00 WIB," lanjut Theresia.
Selain mengamankan sejumlah orang, polisi juga membawa beberapa barang bukti seperti sarung tangan, sampah-sampah yang berlumuran darah, kasur untuk pasien, dan peralatan medis untuk aborsi. (ken/ndr)











































