Peristiwa itu mengagetkan para tetangganya di Miami, AS. Mereka tak menyangka pria tersebut mampu melakukan pembunuhan itu. Sebab selama ini pria tersebut dikenal sebagai orang yang ramah dan suka menolong.
"Ini membingungkan saya," ujar seorang tetangga yang putrinya mengikuti les piano di rumah Amador, seperti dilansir News.com.au, Kamis (26/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Armado merupakan guru piano yang murid-muridnya mencakup anak-anak tetangganya. Seorang tetangga mengatakan, Amador merupakan imigran Kuba. Amador memberikan les piano bagi dua putranya yang berumur 9 tahun dan 10 tahun sekali seminggu sejak 2006 lalu.
Para tetangga menuturkan, suara musik selalu terdengar dari rumah Amador. Dan anak-anak kerap bermain di sana.
Amador kabarnya memiliki empat anak yang terdiri dari tiga anak perempuan dan seorang anak laki-laki yang berumur 16 tahun. Namun otoritas setempat belum mengkonfirmasi bahwa keluarga tersebut memiliki 4 anak. Juga tidak jelas di mana si remaja laki-laki saat ini usai meninggalkan rumah tempat ayahnya menebar teror kematian. (ita/iy)











































