Dugaan tersebut diungkapkan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mas Guntut Laope, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (26/2/2009).
"Pelaku kemungkinan lebih dari 1 orang, karena peti ini tidak ringan. Pelaku juga kemungkinan menggunakan kendaraan," ujar Mas Guntur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku menghabisi di tempat lain, kemudian membawanya ke sini. Pelaku juga tampaknya panik karena tidak tahu harus membuang mayat ke mana. Jika tenang, dia bisa membuangnya ke tempat lain yang tidak mudah ditemukan," ujar Guntur.
Meski demikian, sambung Guntur, pihaknya meyakini pembunuhan ini dilakukan dengan perencanaan. Sebab korban dibungkus dengan rapi. Pelaku juga sempat menggembok peti tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat dalam peti kayu ini pertama kali ditemukan oleh Nemat, ketua RT setempat. Peti itu teronggok di sela-sela ilalang di tepi jalan, sekitar pukul 07.00 WIB. Temuan mayat ini langsung membuat geger warga setempat. (djo/djo)











































