"Pilot tersebut berpengalaman dan merupakan bekas anggota Angkatan Udara Turki," ujar pimpinan maskapai Turkish Airlines Temel Kotil seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (26/2/2009).
Selain menewaskan 9 orang, lebih dari 50 orang terluka dalam insiden maut tersebut. Setidaknya 6 korban luka saat ini dalam kondisi kritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan pesawat ini merupakan kecelakaan ke-11 yang melibatkan pesawat milik maskapai Turkish Airlines dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.
Turkish Airlines memiliki catatan keselamatan yang buruk pada tahun 1970-an silam. Itu terbukti dengan 608 nyawa melayang dalam waktu 2 tahun. Namun belakangan catatan keselamatan maskapai tersebut telah membaik. Menurut Badan Keselamatan Penerbangan, ini merupakan insiden fatal kedua Turkish Airlines dalam satu dekade.
Namun kecelakaan ini merupakan yang terburuk di Bandara Schiphol sejak pesawat kargo El Al jatuh ke areal apartemen tahun 1992. Kecelakaan itu menewaskan 43 orang termasuk 39 orang yang berada di areal apartemen. (ita/nrl)











































