Hal itu ditegaskan kembali oleh Dubes RI di Moskow Hamid Awaludin kepada detikcom, Selasa (24/2/2009) hari ini, seraya menambahkan bahwa KBRI Moskow akan terus memantau perkembangan kasus ini dari waktu ke waktu.
Dikatakan, saat ini para petugas Rusia masih terus melakukan penyelidikan atas kasus penembakan kapal New Star berbendera Sierra Leone milik perusahaan Cina, yang melibatkan ABK RRC dan ABK WNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan nahkoda Adi Mazwir sementara harus tetap berada di Nakhodka, Rusia, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami akan memberikan perlindungan maksimal kepada kapten kapal. KBRI akan mengupayakan bebas dari jeratan hukum karena yang bersangkutan dalam menjalankan tugasnya di bawah tekanan," demikian Dubes. (es/es)











































