Jakarta - Insiden dua pesawat Sukhoi-30 TNI AU merupakan bagian dari latihan tempur, bukan diserang pesawat asing. Pihak TNI AU menegur jajarannya di Lanud Hasanuddin, Makassar, yang terburu-buru memberi pernyataan sebelum jelas pangkal masalahnya.
"Jajaran saya di sana sudah saya tegur," kata KSAU Marsekal Subandrio di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (24/2/2009).
Setelah dilakukan penelusuran, insiden pada Jumat pekan lalu berawal dari sebuah sesi latihan dog fight (perang di udara) oleh satuan penerbang tempur TNI AU. Kebetulan saja yang dijadikan sasaran adalah dua unit Sukhoi-30 yang sedang menjalani perawatan di landasan Lanud Hasanuddin oleh mekanik dari Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata pada Jumat itu anak-anak figther latihan dog fight, tiba-tiba saja nyala (alarm bahwa pesawat terkunci sebagai sasaran tembak). Tidak ada kendala teknis, tidak ada pesawat asing. Senin kemarin sudah latihan lagi," papar pucuk pimpinan TNI AU ini.
(lh/iy)