Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Subandrio menjelaskan, hasil penelusuran insiden yang sempat menggemparkan itu bermula pada latihan perang yang digelar Jumat (20/2/2009). Saat itu ada latihan dog fight (perang di udara) oleh satuan penerbang tempur TNI AU.
"Jumat itu anak-anak figther latihan dog fight, tiba-tiba saja nyala (alarm bahwa pesawat terkunci sebagai sasaran tembak). Senin kemarin sudah latihan lagi," papar KASAU di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (24/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada kendala teknis, tidak ada pesawat asing," tegas KASAU
(iy/lh)











































