"Saya sampaikan penghargaan kepada pilot. Pendaratannya bagus karena sesuai prosedur," ujar Dirjen Perhubungan Udara (Hubud) Departemen Perhubungan (Dephub) Budhi M Suyitno ketika dihubungi detikcom, Selasa (24/2/2009).
Menurut Budhi, apa yang dilakukan pilot, berputar-putar di udara selama 1,5 jam sudah benar. Tindakan itu dilakukan untuk menimimumkan sisa bahan bakar demi mencegah kemungkinan kebakaran saat pendaratan darurat dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa semalam termasuk insiden serius. Tetapi semua awak pesawat dan petugas bandara berhasil menjaga minimum risk acceptable level (tingkat risiko minimum yang dapat diterima) dan menghindari hazard (bahaya).
"Namanya penerbangan risiko selalu ada, namun bagaimana menjaganya agar menjaga pada tingkat yang masih bisa diterima. Risiko dikelola dan bahaya dihindari," imbuh Menteri Perhubungan era Presiden Gus Dur ini.
Apakah tidak khawatir insiden ini mempengaruhi pada penilaian Uni Eropa terhadap larangan terbang Indonesia?
"Ya nggak lah. Di Eropa tahun 2008 korban jiwanya lebih banyak, kita tidak ada korban jiwa. Insiden ini sebenarnya sama dengan pesawat yang kecebur air. Kalau di sana dipuji-puji, kita jangan hanya mengecam saja. Pilot kita juga baik, jadi yang fair lah," tegas dia. (nwk/lh)











































