AS dan PBB Desak Myanmar Bebaskan Seluruh Tahanan Politik

AS dan PBB Desak Myanmar Bebaskan Seluruh Tahanan Politik

- detikNews
Selasa, 24 Feb 2009 05:01 WIB
Washington - Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendesak junta militer Myanmar membebaskan seluruh tahanan politiknya. PBB juga meminta Pemerintah Myanmar membuka dialog dengan oposisi.

"Kami menyambut baik pembebasan para tahanan politik. Tapi kami meminta Burma membebaskan semua tahanan politik, termasuk Aung San Suu Kyi," ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Wood seperti dikutip AFP, Senin (23/2/2009).

Hal senada diungkapkan Sekjen PBB Ban Ki-moon. "Saya ingin mengulangi permintaan saya untuk pembebasan seluruh tahanan politik, termasuk Aung San Suu Kyi, dan dibukanya kembali dialog antara pemerintah dengan pihak oposisi, tanpa ditunda-tunda lagi dan tanpa syarat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari Jumat, 20 Februari lalu, Pemerintah Myanmar mengumumkan pembebasan leibh dari 6.300 tahanan dan mengizinkan mereka mengikuti pemilu tahun depan. Namun menurut pihak oposisi, dia antara para tahanan yang dibebaskan itu hanya terdapat 17 tahanan politik. (sho/Rez)


Berita Terkait