Warga Palestina Khawatir Israel Merusak Rumah-rumah Mereka

Warga Palestina Khawatir Israel Merusak Rumah-rumah Mereka

- detikNews
Selasa, 24 Feb 2009 03:28 WIB
Jerusalem - Warga Palestina mengatakan Israel akan mengusir 1.500 penduduk Palestina dan merobohkan 80 rumah di bagian timur Jerusalem, kota yang mereka perebutkan. Pembongkaran itu dinilai akan menambah kebencian warga Palestina kepada Israel.

"Kami akan berada di jalan. Kaum perempuan dan anak-anak akan kehilangan rumah," ujar Fakhri Abu Diab, salah seorang anggota Komite Pertahanan Wilayah Silwan, seperti dikutip Reuters, Senin (23/2/2009).

Abdu Diab mengatakan, motif di balik tindakan tersebut adalah pembersihan etnis (ethnic cleansing). Israel ingin mengusir seluruh penduduk Arab dari Jerusalem secara bertahap. Menurut dia, perintah perusakan itu telah dikeluarkan dengan dalih bahwa rumah-rumah itu dibangun tanpa izin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembongkaran rumah itu akan mempengaruhi seluruh generasi dan menumbuhkan kebencian warga karena mereka akan melihat Pemerintah Israel dari satu sisi ini saja," imbuh dia.

Israel menganggap keseluruhan Jerusalem sebagai ibu kotanya, termasuk Jerusalem Timur dan daerah West Bank yang berdekatan yang telah mereka duduki sejak 1967. Klaim ini sebenarnya tidak diakui oleh dunia internasional.

Warga Palestina mendesak Israel membekukan seluruh aktivitas pemukiman di Jerusalem Timur dan West Bank sebelum perundingan damai bisa dilakukan. Sekitar 500.000 warga Israel tinggal di pemukiman yang dianggap ilegal oleh dunia internasional.

80 Rumah yang akan dirobohkan itu berada di daerah Silwan, Jerusalem Timur. Kebanyakan rumah itu dibangun pada tahun 1980-an hingga 1990-an. Hanya sedikit di antaranya yang dibangun sebelum pendudukan Israel pada tahun 1967. (sho/Rez)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini