SBY: Jangan Ada Istilah DOM dan GAM Lagi di Aceh

SBY: Jangan Ada Istilah DOM dan GAM Lagi di Aceh

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 20:33 WIB
SBY: Jangan Ada Istilah DOM dan GAM Lagi di Aceh
Banda Aceh - Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak di Aceh untuk menjaga perdamaian. Jangan lagi ada istilah Daerah Operasi Militer (DOM) aau GAM di daerah berjuluk Serambi Makkah itu.

"Tidak ada istilah DOM, tidak ada istilah GAM di Aceh. Hentikan semua cara berpikir masa lalu. Mari kita sama-sama membangun Aceh dalam bingkai NKRI," sebutnya saat meresmikan Proyek Rekonstruksi Aceh di
Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (23/2/2009).

SBY juga meminta semua pihak agar menghilangkan pikiran-pikiran yang lain, kecuali menyelamatkan proses damai yang sudah dinikmati saat ini. "Jangan ada yang mengganggu proses yang telah menghentikan konflik berdarah yang telah lama berlangsung di Aceh di waktu yang lalu," tandasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden juga berharap masyarakat Aceh dapat memanfaatkannya dengan baik, serta berterima kasih kepada lembaga donor. Dia juga memberikan apresiasi bagi BRR Aceh-Nias, selaku pemegang amanah rekonstruksi Aceh
pasca tsunami.

Menurut jadwal, malam ini SBY akan bermalam pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh. Besok, presiden akan bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama Aceh dan melakukan pertemuan tertutup dengan
pemerintah Aceh. Sementara Ibu Negara, Ani Yudhoyono, akan meresmikan rumah batik Aceh, yang digagas oleh dewan kerajinan nasional (dekranas) Aceh.

Selama kunjungan SBY, aparat keamanan terlihat bersiaga di sejumlah tempat di Banda Aceh. Mulai dari pinggiran jalan hingga di gedung-gedung bertingkat. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang dapat mengganggu kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu. (djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads