Yogyakarta - Luka yang dialami oleh Waginem, korban ledakan di Bantul, cukup parah. Untuk menyelamatkan hiduipnya, dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta terpaksa mengamputasi kaki dan tangannya.
"Dokter mengamputasi kaki dan tangan kanan Waginem," ujar seorang warga kepada detikcom di Dusun Dongkelan Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Senin (23/2/2009).
Waginem dan anaknya Utami (32), menjadi korban ledakan di rumah milik seorang pria bernama Wawan. Ledakan diduga berasal dari bahan kimia yang saat sedang ditumbuk oleh Waginem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Wawan. Belum ada informasi resmi mengenai identitas Wawan. Namun menurut keterangan sejumlah warga, Wawan bekerja di laboratorium perguruan tinggi terkenal di Yogya. Dia juga dikenal sebagai ahli pembuat roket.
(djo/djo)