"Dua orang itu akhirnya dibebaskan sore ini. Mereka akan diantar pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga setelah mengalami pengalaman traumatik," demikian tertulis dalam rilis dari ReCAAP Information Sharing Center Singapura seperti dikutip AFP, Senin (23/2/2009).
Sebelumnya 12 orang bersenjata dalam sebuah perahu kecil menyerang kapal MLC Nancy 5, pada Kamis, 19 Februari 2009. Saat itu kapal tersebut tengah menyeret sebuah kapal tongkang sekitar 80 mil di sebelah barat Penang, Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga tahun 2005, penculikan di laut marak terjadi di Selat Malaka. Tempat tersebut merupakan tempat terfavorit di seluruh dunia bagi para perompak.
Namun perompakan menurun secara drastis setelah adanya kerjasama dan patroli bersama yanga lebih baik antarnegara di sekeliling Selat Malaka. Menurut ReCAAP, sebelum insiden Nancy tersebut, penyerangan terakhir terjadi pada Agustus 2007.
"Dengan penurunan ekonomi, barangkali akan terjadi peningkatan kejahatan di laut," ujar ReCAAP.
ReCAAP yang dibentuk tahun 2006 itu merupakan perjanjian regional antarpemerintah pertama yang ditujukan untuk meningkatkan kerja sama melawan perompakan.
(sho/lh)











































