"Ini rumah kakeknya Pak Wawan. Beliau jarang pulang ke sini. Pak Wawan pulang kalau jika ingin membuat obat (bubuk mesiu) untuk roket," kata Marto Diharjo, pengurus rumah Wawan, Senin (23/2/2009).
Menurut Marto, saat kejadian Wawan sedang berada di rumah tersebut. Dialah yang meminta korban Waginem menumbuk bubuk mesiu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan Ny Martuwuh, salah satu tetangga Wawan. Wanita ini mengaku jarang melihat Wawan dan tidak tahu secara pasti profesinya.
"Tahunya dia sering bikin obat buat roket aja," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Waginem dan Utami luka parah akibat ledakan yang terjadi di rumah Wawan. Keduanya kini dirawat di RS PKU Muhammadiyah dengan kondisi mengenaskan. Menurut sejumlah warga, wawan sehari-hari bekerja di laboratorium kimia sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta. (djo/djo)










































