menyeruak dari kamar mandi halte ini.
"Ugh, bau banget," kata salah seorang penumpang busway Koridor III jurusan Lebak Bulus-Tomang ini sambil menutup hidungnya di Halte Lebak Bulus, Jalan Raya RA Kartini, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2009).
Bukan hanya penumpang yang merasa terganggu dengan bau pesing itu, petugas
TransJ juga ikut merasakan. "Woi disiram dong,"Β hardik petugas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ujung halte membuat para penumpang yang sedang menunggu kedatangan bus tidak
mencium bau tidak sedap itu.
Sementara untuk penumpang yang baru turun dari TransJ, mereka "wajib" melewati
WC ini.
Pantauan detikcom, air memang terlihat menggenangi lantai WC berukuran
1,5x0,5 meter ini. Saluran air di WC ini sepertinya mampet. Dua buah batu
pun disiapkan untuk pijakan kaki setiap pengguna WC.
Begitu juga dengan kloset yang sudah terlihat kumuh. Wastafelnya, setali
tiga uang dengan kloset, jorok dan kumuh.
Pintu keluar masuknya penumpang di halte ini juga tidak berfungsi dengan
baik. Biasanya pintu ini secara otomatis akan tertutup jika TransJ tidak ada
di depannya. Namun hal ini tidak berlaku di sini. (mok/aan)











































