Kasubdit Bin Ops Airud Polda Sumsel, AKP Zairul B, mengatakan, perahu tersebut membawa rombongan penumpang dari Borang, Kabupaten Banyuasin, Minggu (22/02/2009) sekitar pukul 19.00. Mereka bermaksud menghadiri hajatan pernikahan kerabat mereka bernama Zainal, di Desa Menten, Rambutan, perbatasan Kabupaten Banyuasin dan kota Palembang.
Pukul 06.00 WIB, Senin (24/02/2009), mereka bermaksud pulang dengan menggunakan ketek yang sama. Di perjalanan, mereka berpapasan dengan kapal cepat atau jet foil tujuan Bangka. Akibatnya, ombak perairan Sungai Borang atau Sungai Musi di Desa Borang, kabupaten Banyuasin, menjadi meninggi. Apalagi saat itu posisi ketek berlawanan arah dengan jet foil, ketek pun oleng dan tenggelam ke sungai.
Ketujuh penumpang yakni Nur Afni, Santi, Mirnawati, Ratna Dewi, Yudistira dan Agustomi berhasil diselamatkan oleh petugas dari Markas Dir Airud Polda Sumsel, yang tak jauh dari tempat kejadian. Sedangkan awak ketek bernama, Kadir, yang diduga tenggelam ke Sungai Musi masih dalam pencarian petugas.
(tw/djo)











































