Seperti yang dialami Utami (23). Warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tersebut kecopetan di koridor VIII. Tepatnya di halte transit Grogol.
Saat hendak naik, Utami merasa ada yang mendorong. Setelah masuk bus, dia menyadari telepon genggam miliknya, Nokia 9300, telah raib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas peristiwa naas tersebut, Utami berharap pemerintah lebih memperhatikan lagi segi keamanan busway.
"Tidak hanya gembar-gembor. Tetapi jaminan kemanan dan kenyamanan," pungkas Utami.
(Ari/nrl)











































