Pemerintah Rusia menyatakan penyesalannya atas kematian 7 pelaut China tersebut.
"Kami sangat menyesal dan menyampaikan dukacita kami atas konsekuensi tragis dari event itu yang mengakibatkan kematian manusia," demikian Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dilansir Press TV, Senin (23/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rusia menuding kapten kapal bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Menurut Rusia, kapal tersebut secara ilegal telah melewati perbatasan lautnya.
Kabarnya kapal tersebut ditembaki militer Rusia hingga hampir karam. Para ABK berupaya menyelamatkan diri dengan naik sekoci. Sebagian dari mereka telah ditemukan, sebagian lagi masih dinyatakan hilang, termasuk WNI. (ita/iy)











































