Protes Penangkapan, Warga Lombok Barat Bentrok dengan Polisi

Protes Penangkapan, Warga Lombok Barat Bentrok dengan Polisi

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 13:24 WIB
Mataram - Ratusan warga Dusun Mesanggok Desa Gapuk Kecamatan Gerung, Lombok Barat, bentrok dengan polisi di depan kantor Polres Lombok Barat, Senin (23/2/2009). Warga memprotes penangkapan 6 warga Mesanggok, Minggu kemarin.

Bentrok terjadi di tengah jalan depan Mapolres Lombok Barat. Warga marah, karena tuntutan mereka agar enam warga yang ditahan dibebaskan, tak digubris polisi. Warga lantas melemparkan berbagai benda ke arah polisi yang berjaga setelah negosiasi tak membuahkan hasil.

Buntutnya, baku pukul antara warga dengan polisi pun terjadi. Polisi kemudian berhasil membubarkan paksa aksi massa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Protes warga bermula dari penangkapan empat warga Minggu kemarin. Mereka yang ditangkap adalah Tauni, Amil, Danial dan Owan. Empat warga ditangkap karena merusak lima rumah pengikut Salafiyah, di Desa Gapuk. Pengikut Salafiyah diserang warga karena menjelek-jelekkan pengikut Ahlussunnah Waljamaah, yang mayoritas di Lombok.

Polisi kembali menangkap dua warga pagi tadi. Dua warga ini adalah Ari dan Man. Menurut warga, keduanya ditangkap saat berbelanja di pasar desa.

Kapolres Lombok Barat, Agus Supriyanto menegaskan, pihaknya hanya melakukan proses penegakan hukum. Soal salafiyah sesat atau tidak, bukan urusan polisi. (djo/djo)


Berita Terkait