Mesin Vending ini tersedia berkat kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan pihak Coca Cola. Mesin ini diletakkan di Halte terminal Lebak Bulus, Jalan Raya RA
Kartini, Jakarta Selatan.
Mesin canggih ini berisi berbagai minuman produk Coca Cola. Jika ingin
membeli, Anda cukup menukar uang Rp 4.000 dengan selembar tiket dari penjaga mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sukai. Dalam hitungan detik, minuman itu langsung dapat dinikmati.
Tak ayal, kecanggihan mesin ini menjadi salah satu daya pikat pengunjung.
Pada Minggu, 22 Februari 2009, 100 lembar tiket ludes terjual.
Menurut SPG Coca Cola, Kiki, tiket ludes lantaran sebagian besar pengguna busway adalah keluarga. Namun, pada hari ini,
"Ini berbeda pada hari kerja, hari ini dari pukul 08.00-11.00 Wib, baru 20 tiket yang terjual. Mereka umumnya ingin tahu kalau beli dari sini kayak gimana rasanya," kata Kiki, Senin (23/2/2009).
Coca Cola memang mematok harga yang sama untuk semua produk yang dijual.
Mulai dari minuman kaleng hingga yang dikemas dalam botol plastik. Harga Rp 4.000 memang tergolong murah.
Di sebuah warung yang terletak tepat di depan halte ini, untuk jenis minuman yang sama, penjual justru membandrol dengan harga Rp 5.000.
Sayangnya, harga tersebut berlaku juga untuk air mineral Ades. Padahal harga
pasarannya hanya Rp 2.500 saja.
"Mbak, berapa air putih?," ujar salah satu pembeli.
"Rp 4.000 Pak," jawab Kiki.
"Wah, mahal banget, gila," ujar pembeli itu sambil ngeloyor pergi.
"Emang rugi kalau beli air putih, makanya mending belinya yang lain
saja," ujar Kiki kepada detikcom. (mok/aan)











































