Sering Terhambat, TransJ VIII Minta Kerjasama Dishub dan Polisi

Sering Terhambat, TransJ VIII Minta Kerjasama Dishub dan Polisi

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 11:53 WIB
Sering Terhambat, TransJ VIII Minta Kerjasama Dishub dan Polisi
Jakarta - Keinginan untuk mewujudkan TransJakarta sebagai sarana transportasi yang cepat, aman dan nyaman masih butuh perbaikan. Setidaknya ini yang terlihat dari TransJakarta koridor VIII jurusan Lebak Bulus-Tomang yang baru diresmikan 21 Februari 2009.

Pengamatan detikcom di Halte Terminal Lebak Bulus, Jalan Raya RA Kartini,
Jakarta Selatan, (23/2/2009), jumlah penumpang belum banyak. Namun jam kedatangan serta keberangkatan busway belum tepat waktu.

"Kita minta kerjasama dari aparat Dishub, pengelola terminal dan polisi," katab staf pengendali busway, Pipih Nur Hamidah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pipih, pihak pengelola terminal harusnya bisa menertibkan angkot
yang terbiasa ngetem di pintu keluar terminal Lebak Bulus. Soalnya, pintu ini
berbarengan dengan jalur keluar busway.

Akibatnya bagi busway yang ingin keluar, 2 petugas harus sibuk mengusir
angkot-angkot. Tidak hanya itu, petugas juga harus memberhentikan mobil yang
datang dari jalur cepat ketika busway ingin berpindah jalur.

Di beberapa ruas jalan, tidak adanya jalur khusus juga membuat perjalanan
busway menjadi sedikit terhambat. Target kedatangan busway pun terkadang
menjadi terganggu.

Padahal sudah diputuskan, setiap hari kerja dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB, busway  wajib berangkat 10 menit sekali. Sesudah pukul 07.00 WIB, busway harus meninggalkan halte setiap 10 menit.

"Ini karena suka menumpuk di beberapa lampu merah, makanya sekali datang
(busway) suka langsung 2 atau 3," ujar Pipih. (mok/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads