Deti Dibawa ke RS Pamulang, Kondisi Memburuk

6 Hari Koma di Pos Satpam

Deti Dibawa ke RS Pamulang, Kondisi Memburuk

- detikNews
Senin, 23 Feb 2009 10:18 WIB
Jakarta - Seorang wanita yang diduga menjadi korban pemerkosaan, Deti, mengalami koma selama 6 hari di pos satpam Jl Dr Setia Budi, Gg Delima 1, RT 1/1 Kecamatan Pamulang Timur, Tangerang, Banten. Kini Deti sudah dibawa ke RS Bhinneka Bhakti Husada, Pamulang Timur. Namun Kondisi Deti justru semakin memburuk.

"Sudah dibawa ke rumah sakit. Katanya kondisi terakhir sama penjaga rumah sakit semakin memburuk," ujar Yani, warga Pamulang, yang menemukan Deti, kepada detikcom, Senin (23/2/2009).

Menurut Yani, pihak rumah sakit belum bisa melakukan visum terhadap Deti yang diduga korban kejahatan. Namun Yani tidak mengetahui alasan pihak rumah sakit kenapa tidak melakukan visum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma nanti pihak rumah sakit sendiri yang mau jumpa pers," imbuhnya.

Deti dibawa ke RS Bhinneka Bhakti Husada pada Sabtu 21 Februari 2009. Setelah adanya pemberitaan mengenai Deti, pihak kepolisian mendatangi lokasi perumahan dan membawa Deti ke rumah sakit.

"Kepolisian sudah lihat dan langsung dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Warga menduga Deti korban pemerkosaan karena saat memandikan Deti, warga melihat vagina Deti membengkak merah dan mengeluarkan cairan.

"Kondisinya masih depresi. Dia belum bisa cerita yang sebenarnya," ujar Yani.

Nasib Deti memang mengenaskan. Dia datang ke Pamulang dalam keadaan linglung, setelah itu jatuh pingsan dan koma. Oleh warga setempat dia dibawa ke RS, namun malah dipersulit,

Akhirnya Deti hanya dirawat di pos satpam. Warga saweran membeli infus sehingga pos satpam berubah menjadi "ruang pasien" darurat. Hingga 6 hari Deti yang diduga korban pemerkosaan dan perampokan dirawat di tempat yang bukan tempatnya itu. Hingga akhirnya kini Deti mendapatkan perawatan di tempat sewajarnya. (gus/nrl)


Berita Terkait