Optimis Turisme Belgia Tak Tergerus Krisis

Laporan dari Brussel

Optimis Turisme Belgia Tak Tergerus Krisis

- detikNews
Minggu, 22 Feb 2009 20:19 WIB
Optimis Turisme Belgia Tak Tergerus Krisis
Brussel - Meskipun krisis keuangan menerpa, namun masyarakat Belgia tidak mencoret tradisi berlibur yang sudah menjadi kebutuhan. Indonesia mengincar peningkatan dari kunjungan mereka.

"Di tengah suasana krisis keuangan di Eropa, pameran ini tetap memberi harapan. Apalagi turis Belgia yang berkunjung ke Indonesia terbukti meningkat tahun lalu," ujar Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa (UE) Nadjib Riphat Kesoema kepada detikcom hari ini, Minggu (22/2/2009).

Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Museum Tekstil serta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Nadjib mempromosikan Indonesia pada pameran pariwisata dan produk industri Asia Fair 2009, Brussel (21-22/2/2009), dalam kolaborasi unik dengan kebudayaan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor lain, popularitas Indonesia di Belgia dan hubungan bilateral kedua negara saat ini dalam posisi istimewa, demikian seperti disampaikan Dirjen Amerika Eropa Deplu Retno LP Marsudi.

"Kunjungan Pangeran Phillippe ke Indonesia November 2008 lalu dan penganugerahan Bintang Jasa Commandeur de Order de Leopold kepada Wakil Presiden RI awal Februari ini, juga menjadi perekat penting," ujar Retno dalam sambutan pembukaan.

Ditambahkan bahwa dua peristiwa penting itu sekaligus menandai 60 tahun dibukanya hubungan diplomatik Indonesia-Belgia.

Data Biro Statistik Belgia menunjukkan jumlah turis Belgia ke luarnegeri tercatat 6.849.759 (long stay) dan 2.044.843 (short stay). Sebanyak 32% berlibur dua kali ke luarnegeri per tahun, 20% tiga kali, dan 14% empat kali.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads