Houk ditemukan putrinya yang berumur empat tahun tewas tertembak bersimbah darah di rumahnya di Lawrence, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) pada Jumat 20 Februari 2009 lalu, seperti dilansir dari CNN, Minggu (22/2/2009).
Putrinya itu kemudian memberitahu pekerja bangunan di dekat rumahnya, yang kemudian melaporkan pada polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang bocah pun dituntut dengan dua tuduhan pembunuhan, membunuh Houk dan membunuh bayi Houk yang belum dilahirkan.
"Ini merupakan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan bahkan dalam mimpi buruk, menuntut pembunuhan kepada bocah 11 tahun, ini sangat mengerikan," ujar Jaksa Wilayah Lawrence, John Bongivengo.
Di bawah hukum Pennsylvania, siapa saja yang berusia di atas 10 tahun yang melakukan pembunuhan dituntut layaknya orang dewasa. Jika terbukti, Bongivengo mengatakan hukuman maksimalnya adalah penjara seumur hidup.
Ayah bocah itu yang juga pacar Houk tinggal di Wampum, 35 mil Baratlaut Pittsburgh. "Sejauh ini, kita tidak percaya bahwa itu terjadi secara tidak sengaja," imbuhnya.
Bongivengo menambahkan bahwa keluarga itu tidak mempunyai riwayat kekerasan dalam rumah tangga, namun investigasi masih dilakukan.
(nwk/asy)











































