Upacara tersebut ditujukan kepada para korban kebakaran yang tewas akibat terpanggang api yang jumlahnya mencapai 209 orang.
Seperti dilansir bbc.com, Minggu (22/2/2009), PM Kevin Rudd memimpin langsung upacara memperingati hari berkabung ini di Melbourne, Australia pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran terus berupaya untuk memadamkan api. Korban tewas pun terus ditemukan.
Pemerintah Australia menyebut insiden kebakaran hutan kali ini adalah yang paling parah terjadi sepanjang sejarah. Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kebakaran ini. Dia diduga melakukan pembakaran hutan dengan sengaja.
Dua korban tewas diduga adalah WNI yang sedang belajar di Australia. Namun hingga kini kabar tersebut belum terbukti. (anw/anw)











































