"Isu tentang Islam belum menjadi prioritas dari kunjungan Menlu AS kali ini," tulis Din dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (20/2/2009).
Din mengatakan itu untuk mengklarifikasi soal ketidakhadirannya dalam acara makan malam saat mantan first lady itu berkunjung ke Indonesia 18-19 Februari kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal saya pernah memberi saran kepada Kedubes AS dan Deplu RI untuk mengagendakan pertemuan khusus dengan sejumlah tokoh Islam, seperti pada kunjungan Pres Bush, PM Tony Blair, PM Balkanende, Sekjen UE Solana," papar Din.
Saran itu diberikan karena Din merasa Obama ingin memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam. Namun saat berbicara di Gedung Deplu, Din menilai jika isu perbaikan hubungan AS dengan Dunia Islam belum menjadi prioritas.
"Karena isu tentang Islam belum menjadi prioritas, saya memilih untuk berangkat ke Brisbane," tegasnya
Din berharap, jika Obama ingin memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam, maka perlu diberi prioritas dialog dengan tokoh-tokoh Islam dalam kunjungan berikutnya ke Indonesia. (mok/mok)











































