"Diduga ada penunjukan langsung pada PT Kimia Farma trading, anak perusahaannya PT Kimia Farma. Itu yang akan kita telusuri," ujar Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (20/2/2009).
Sementara itu, juru bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, keempat pimpinan PT Kimia Farma yang diperiksa adalah Direktur Trading Kimia Farma Tatat Rahmita Utami, Manajer Institusi PT Kimia Farma Azwar Farid, dan Kepala Cabang Jakarta Majapahit Yayan Heryana. Selain itu juga ada seorang lagi dari staf pemasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan tersebut masih berlangsung hingga pukul 19.30 WIB. Belum jelas apakah status keempat saksi tersebut akan ditetapkan ke tingkat selanjutnya.
Kasus ini bermula saat Depkes membuat proyek pengadaan alat kesehatan berupa rontgen untuk Puskemas dan rumah sakit di beberapa daerah tertinggal pada 2005. Setelah ditelusuri, alat kesehatan yang diterima oleh rumah sakit setempat, tidak sesuai dengan proyek yang dianggarkan. (mad/mok)










































