Hal itu disampaikan Hillary dalam lawatannya di Seoul, Korsel. Hillary juga mendesak Korut untuk kembali pada komitmen awalnya dan menghentikan program senjata nuklirnya.
"Korut tidak akan akan mendapatkan hubungan yang berbeda dengan AS jika menghina dan menolak dialog dengan Republik Korea," kata mantan ibu negara AS itu seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (20/2/2009). Republik Korea merupakan nama resmi Korsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Seoul mengatakan bahwa Korut tengah bersiap-siap menguji coba rudal jarak jauhnya, Taepodong-2, yang secara teoritis bisa menjangkau Alaska, AS. Pemerintah Korut telah mengisyaratkan bahwa pihaknya akan tetap meluncurkan rudal tersebut meskipun ada peringatan dari AS, Korsel dan Jepang.
Hillary berada di Seoul sebagai bagian dari tur Asia-nya. Sebelum tiba di Seoul, Hillary terlebih dulu berkunjung ke Indonesia. Dari Korsel, Hillary akan pergi ke China.
(ita/nrl)











































