Mereka menunggu hasil rapat di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jl Pattimura, Jakarta, Jumat (20/2/2009).
"Saya mau cash and carry karena ini sesuai dengan apa yang diamati Perpres nomor 14. Ini sudah dikhianati dan dan preseden buruk bagi bangsa," ujar perwakilan Koalisi Korban Lumpur Lapindo, Soemarso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya memang (mau demo) dari Koalisi Pasar Baru Porong. Kalau hari ini tidak terselesaikan dan tidak sesuai harapan, maka kita akan mengerahkan massa sebesar-besarnya ke Jakarta," katanya.
Menurut Soemarso, sekitar 8.000 KK sudah dihimpun untuk aksi tersebut. Rencananya, warga akan berangkat dengan dua kendaraan yakni menggunakan sepeda motor dari Sidoarjo lewat Jombang dan sebagian naik kereta api.
Menteri yang menghadiri rapat yakni Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, dan perwakilan dari Lapindo.
Usai rapat, Mensos Bachtiar Chamsyah mengatakan, sudah ada kemajuan dari permasalahan lumpur Lapindo. Jika Lapindo tidak bisa membayar ganti rugi kepada korban, Lapindo bisa mengajukan pinjaman ke luar negeri.
"Ya dia bisa pinjam ke luar negeri," ujarnya. (gus/nrl)










































